Rabu, 11 September 2019

Karya Tulis


BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan faktor penting dalam rentang kehidupan manusia. Pertumbuhan dan Perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya, faktor keturunan yang diwarisi dari generasi sebelumnya. Selain itu , dipengaruhi pula oleh faktor lingkungan serta kesehatan dan gizi anak. Sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, maka susu merupakan asupan yang wajib diberikan pada anak selama masa pertumbuhan dan perkembangannya
            Pada kenyataannya, saat ini kebiasaan meminum susu secara rutin belum merata pada seluruh anak Indonesia, baik di daerah perkotaan, pegunungan, maupun pantai. BPS (Badan Pusat Statistik) mencatat, konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya 16,5 liter per kapita per tahun. Angka ini sangat kecil dibanding data USDA Foreign Agricultural Service 2016. Dalam data tersebut, Malaysia 50,9 liter, Thailand 33,7 liter, dan Filipina 22,1 liter. "Budaya minum susu di Indonesia masih rendah," ujar guru besar Institut Pertanian Bogor, Ahmad Sulaeman dalam rilisnya Senin, 20 Agustus 2018 (Susanti, 2018). Hal ini diduga terjadi akibat ketidaktahuan orang tua dan orang dewasa lainnya terhadap manfaat susu bagi pertumbuhan dan perkembangan. Selain itu terdapat faktor lainnya yang cukup memprihatinkan yaitu ketidakmampuan orang tua dalam membeli susu yang harganya relatif mahal bagi sebagian besar keluarga di Indonesia.
            Menurut Prabowo, gerakan minum susu penting dicanangkan. Sebab, anak-anak Indonesia kekurangan gizi karena tak terbiasa minum susu. Prabowo pun mengajak para ibu membiasakan diri dan anak-anak mereka minum susu (Persana, 2019). Atas dasar hal tersebut diatas , maka karya tulis ini disusun dengan harapan dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan bagi khalayak yang membacanya.
1.2       Perumusan Masalah
            Berdasarkan  latar belakang diatas , maka dapat muncul permasalahan atau pertanyaan berikut ini :
A.    Apa itu Susu?
B.     Apa saja jenis-jenis susu?
C.     Apakah macam-macam produk susu?
D.    Siapa saja yang dapat meminum susu?
E.     Siapa saja yang dapat membiasakan anak meminum susu?
F.      Mengapa susu menjadi faktor penting dalam pertumbuan dan perkembangan anak?
G.    Kapan sebaiknya anak meminum susu ?
H.    Dimana susu sapi tersebut diolah?
I.       Bagaimana proses pengolahan susu?
1.3       Pembatasan Masalah
            Dalam karya tulis ini akan dibatasi permasalahan pada bagaimana manfaat susu bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

1.4       Tujuan Penulisan
            Tujuan penulisan untuk karya tulis ini adalah :
A.    Mengetaui jenis-jenis susu.
B.     Mengetaui kandungan isi susu
C.     Mengetaui produk-produk susu
D.    Meningkatkan kesadaran untuk pentingnya meminum susu untuk pertumbuhan.

1.5       Teknik Pengumpulan Data
            Teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk menulis karya tulis ini adalah menggunakan teknik studi pustaka, yaitu  melalui berbagai sumber dari internet dan buku.







BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Susu
            Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu hewan  mamalia. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia (Saputro , 2014). Selain itu, ada juga susu yang dihasilkan oleh tumbuhan dan manusia juga dapat menghasilkan susu dari buah dada seorang ibu.
            Menurut Sediaoetama (1985), definisi susu adalah suatu cairan yang berwana putih yang digunakan untuk kepentingan manusia dalam proses pemenuhan gizianya. Nama yang dipergunakan untuk susu tak lepas darimana ia berasal, misalnya susu yang berasal dari ternak sapi, disebut susu sapi. Susu yang berasal dari kedelai, disebut dengan susu kedelai, dan susu yang berasal dari manusia disebut dengan Air Susu Ibu (Indonesia Student, 2017).
2.2 Jenis-jenis Susu Menurut Sumbernya
            Susu berasal dari kelenjar susu atau biasanya disebut susu hewani.Tetapi ada juga susu yang diolah dari tumbuhan atau disebut susu nabati. Berikut akan disebut macam-macam susu.

A.                  Susu Hewani
            Menurut Tangkas (2011), ada lebih dari 10.000 spesies mamalia yang menghasilkan susu, salah satu contoh-contohnya:
1.      Susu sapi
2.      Susu Kambing
3.      Susu Kerbau
4.      Susu Unta
5.      Susu Domba
6.      Air Susu Ibu

B.   Susu Nabati

            Selain dari hewan, susu juga ada yang berasal dari tumbuhan. Beberapa tumbuhan ada yang dapat diolah menjadi susu. Berikut adalah beberapa contoh minuman susu nabati menurut Pininta (2016) :
1.    Susu Kedelai
2.    Susu Almond
3.    Susu Beras
4.    Susu Kelapa
5.    Susu Kacang Mete

2.3 Jenis-Jenis Susu Menurut Cara Pengolahannya         
            Menurut Mantiq (2016), susu juga memiliki beberapa jenis bentuk hasil dari teknik pengolahan yang berbeda. Berikut contoh-contohnya :

A.    Susu kental manis
            Susu kental manis diproses dengan melakukan pemanasan bersuhu 80 derajat celcius selama 3 jam, sebagian air di dalam susu dihilangkan. Untuk mengentalkan susu, dilakukan proses evaporasi bertahap dan penambahan gula yang juga berfungsi sebagai pengawet. Susu kental manis biasanya bisa bertahan dan awet hingga waktu satu tahun lamanya
             Susu kental manis memiliki kandungan kalori dan gula yang tinggi dibandingkan dengan zat gizinya. Karena itu, susu ini tak baik dikonsumsi terlalu banyak oleh anak-anak dan tak bisa menjadi sumber utama susu bagi anak-anak hingga dewasa. Sebaiknya, susu kental manis hanya diberikan sebagai pelengkap saja.
B.     Susu Bubuk
          Dalam pembuatannya, susu bubuk diproses dengan cara dikeringkan dengan spray dryer atau roller dryer dengan suhu 200 derajat celcius. Karena pemanasan tersebut, maka sebagian dari nutrisinya akan hilang. Untuk menyiasatinya, dilakukan lah fortifikasi kembali, atau penambahan nutrisi ke dalam susu bubuk. Susu bubuk dapat disimpan selama dua tahun.

          Karena proses pemanasan yang dilakukan saat pembuatan susu bubuk, banyak pula nutrisi yang hilang. Meskipun sudah digantikan dengan kandungan lain, namun dapat dikatakan nilai gizi alami susu sudah tidak ada. Tak hanya itu, susu bubuk biasanya mengandung lemak nabati yang ditambahkan, karena lemak hewaninya hilang saat proses pemanasan.
C.      Susu UHT (Ultra High Temperature)
                Susu ini dibuat dengan sistem Ultra High Temperature. Susu ini akan dipanaskan dengan suhu 135 – 140 derajat Celcius hanya dalam waktu 2 – 4 detik. Suhu ini membuat bakteri pembusuk dan patogen mati. Susu ini tidak mengandung pengawet sehingga hanya mampu bertahan selama 6 – 10 bulan.

            Meskipun baik untuk dikonsumsi, namun faktanya ada batas maksimal untuk pengonsumsian susu UHT yaitu 600ml pada anak-anak dan 750ml pada usia dewasa. Susu ini boleh dikonsumsi oleh anak yang berusia di atas 1 tahun.
D.     Susu Sterilisasi
            Dalam pembuatan susu sterilisasi, susu segar akan dipanaskan pada suhu 120 derajat Celcius selama 15 menit. Proses ini membuat seluruh bakteri dan spora mati, mirip dengan yang terjadi pada susu UHT. Dengan suhu dan jangka waktu seperti ini, maka semua bakteri di dalam susu akan mati dan usia susu akan bertahan lama.

            Gizi dan bakteri baik dalam susu akan ikut hilang selama proses pemanasan. Meskipun begitu, susu ini sangat higienis karena proses sterilisasi juga terjadi ketika masa pengemasan. Sayangnya susu sterilisasi memiliki kekurangan seperti adanya perubahan warna susu dan rasa susu asli yang memudar.
E.     Susu Pasiteurisasi
Susu pasteurisasi dipanaskan selama 15 detik dengan suhu 72 derajat Celcius. Dalam prosesnya, bakteri patogen akan mati, sementara bakteri pembusuknya masih ada. Tak heran jika susu ini cepat basi dan suhu penyimpanannya harus sangat terjaga. Meskipun begitu, kandungan bakteri baik dan vitaminnya masih terjaga dan tidak mati selama proses pemanasan.
            Sebaiknya, segera habiskan susu ini saat sudah membuka kemasannya, karena bakteri pembusuk susu masih ada. Jika tidak, maka sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin bersuhu 0 – 4 derajat Celcius. Susu ini baik untuk dikonsumsi anak-anak usia balita. Susu ini memiliki kandungan bakteri baik. Namun, jika membuka tanpa langsung menghabiskannya, maka kemungkinan jamur akan tumbuh di dalam susu.

            Dari berbagai macam olahan susu yang telah disebutkan diatas, susu yang terbaik untuk diminium anak-anak adalah susu sterilisasi. Karena, walaupun saat proses pemanasan ada beberapa gizi yang hilang, susu ini tetap higienis karena proses sterilisasi juga dilakukan saat pengemasan. Mungkin warna dan rasa susu juga berubah, tapi yang terpenting kita mendapat susu yang higienis dan bergizi.

2.4 Kandungan isi Susu
            Susu mempunyai banyak kandungan – kandungan yang bermanfaat. Berikut akan disebutkan kandungan – kandungan tersebut.

1.      Susu Sapi
            Kandungan gizi susu sapi sangat tergantung pada lemaknya. Untuk secangkir susu sapi dengan kandungan lemaknya 3.25% mengandung 146 kalori. 8g lemak, 13g karbohidrat, dan 8g protein. Sementara secangkir susu sapi tanpa lemak / susu skim mengandung sekitar 86 kalori, 0g lemak, 12g karbohidrat, dan 8g protein (Kustini, 2019). Selengkapnya dapat dilihat dari tabel 1 dan 2 berikut ini.


Tabel 1. Komposisi Nutrisi Susu Sapi Setiap 100ml
Komponen
Jumlah
Protein (g)
3.3
Kasein (g)
2.8
Laktalbumin (g)
0.4
Lemak (g)
3.7
Laktosa (g)
4.8
Nilai-Kalori (Kcal)
69
Mineral (g)
0.72
Kalsium (mg)
125
Fosfor (mg)
103
Mg (mg)
12
K (mg)
138
Na (mg)
58
Fe (mg)
0.10
Cu (mg)
0.03
I (mg)
0.007
Mn (mg)
2
Zn (mg)
0.53
(Sumber : Maheswari dan Noor, 2009)
Tabel 2. Vitamin Susu Sapi
Vitamin
Jumlah
Vitamin A (I.U)
158
Vitamin D (I.U)
2.0
Thaimine (mg)
0.04
Ribo flavin (mg)
0.18
Nicotonic Acid (mg)
0.08
Pantothenic (mg)
0.20
Vitamin B6 (mg)
0.001
Folic Acid (mcg)
2.0
Biotin (mg)
2.0
Vitamin B12 (mcg)
0.50
Vitamin C (mg)
2.0
(Sumber : Maheswari dan Noor, 2009)
2.      Susu Kambing
           Secangkir susu kambing mengandung 168 kalori lebih banyak dengan lemak 10 gram. Kalsium susu kambing juga lebih tinggi. Namun, kandungan vitamin B12 pada susu kambing hanya sekitar 2,8% atau bisa dibilang jauh lebih rendah dibanding susu sapi. Sedangkan kandungan vitamin C dalam susu kambing lebih besar. Kandungan vitamin C dalam susu kambing ini telah mampu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam sehari. Selain vitamin C, susu kambing juga kaya akan vitamin A, magnesium juga potasium di dalamnya. (Swari, 2017). Selengkapnya di tabel 3 dan 4 berikut.
Tabel 3. Komposisi Nutrisi Susu kambing Setiap 100ml
Komponen
Jumlah
Protein (g)
3.3
Kasein (g)
2.5
Laktalbumin (g)
0.4
Lemak (g)
4.1
Laktosa (g)
4.7
Nilai-Kalori (Kcal)
76
Mineral (g)
0.77
Kalsium (mg)
130
Fosfor (mg)
159
Mg (mg)
16
K (mg)
181
Na (mg)
41
Fe (mg)
0.05
Cu (mg)
0.04
I (mg)
0.021
Mn (mg)
8
Zn (mg)
0.38
(Sumber : Maheswari dan Noor, 2009)

Tabel 4. Vitamin Susu Kambing
Vitamin
Jumlah
Vitamin A (I.U)
120
Vitamin D (I.U)
2.3
Thaimine (mg)
0.05
Ribo flavin (mg)
0.12
Nicotonic Acid (mg)
0.20
Pantothenic (mg)
0.35
Vitamin B6 (mg)
0.035
Folic Acid (mcg)
0.2
Biotin (mg)
1.5
Vitamin B12 (mcg)
0.02
Vitamin C (mg)
2.0
(Sumber : Maheswari dan Noor, 2009)

3.      Susu Kerbau         
           Susu kerbau mengandung protein dengan asam amino di dalamnya.Satau cangkir susu kerbau mengandung sekitar 8,5 gram protein. Susu ini dapat melindungi kesehatan otot. Susu kerbau juga kaya akan kalsium untuk kesehatan tulang dan gigi. Susu kerbau juga tinggi lemak sehingga dapat menaikan berat badan  (Ananda, 2015). Komposisi zat gizi susu kerbau dapat dilihat di tabel berikut.

Tabel 5. Komposisi Zat Gizi Dalam Air Susu Kerbau (g/100g)
Zat Gizi
Jumlah
Protein
6.3
Lemak
12.3
Karbohidrat
7.1
Vitamin A
80 SI
Thiamin
0.04 mg
Ca
216 mg
Fe
0.2 mg
Kalori
160
(Tabel diatas Disusun dari Daftar Analasia Makanan Dep.Kes RI. 1964 yang dirujuk oleh Prof. Dr. Achmad Djaeni Sediaoetama, M.Sc.)

4.      Susu Unta
           Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), susu unta mengandung zat besi dan vitamin C tiga kali lebih kaya dibandingkan susu sapi. Serta kandungan lainnya seperti lemak tak jenuh dan vitamin B,B2 juga mengandung mineral seperti potasium, seng, mangan, tembaga, magnesium, natrium, dan besi (Hartati , 2015).

5.      Susu Domba
           Susu domba mempunyai gizi yang lebih kaya vitamin A, B, dan E, kalsium, fosfor, potasium, dan magnesium bila dibanding dengan susu sapi. Susu domba mengandung lebih banyak asam lemak rantai pendek dan rantai sedang yang menguntungkan buat kesehatan. (Riana, 2014)


6.      Susu Kedelai
           Susu kedelai juga mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air (Maulana, 2013). Berikut Perbandingan Komposisi Susu Kedelai dengan Susu Sapi dan ASI.


Tabel 6. Perbandingan Komposisi Susu Kedelai dan Susu Sapi
Komposisi
Susu Kedelai (%)
Susu Sapi (%)
Air
88,60
88,60
Kalori
52,99
58,00
Protein
4,40
2,90
Karbohidrat
3,80
4,50
Lemak
2,50
0,30
Vitamin B1
0,04
0,04
Vitamin B2
0,02
0,15
Vitamin A
0,02
0,20




Sumber : Maulana, 2013
            Dari tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa, komposisi Kalori, Karbohidrat, Vitamin A dan B2 susu kedelai lebih sedikit daripada susu Sapi. Tetapi Protein dan Lemak susu Kedelai lebih bantak daripada susu.
7.      Susu Almond
           Susu almond tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh, sehingga dapat menurunkan berat badan. Susu almond  juga mengandung vitamin E dan juga banyak vitamin B. Susu almond juga tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh (Perdana, 2017).

8.      Susu Beras
      Susu Beras ini diperkaya dengan  4% vitamin A, 10% vitamin D, dan 25% vitamin B12 untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh Anda. Satu cangkir susu ini dapat memenuhi 30 persen kalsium dan 15 persen nilai fosfor harian yang dibutuhkan tubuh. Susu ini  juga rendah lemak tak jenuh dan kolestrol (Shabrina, 2019).

9.      Susu Kelapa (Santan)
           Kandungan gizi Santan Kelapa berupa 13 gram karbohidrat. Termasuk pula di dalamnya 5 gram serat yang memenuhi 21% kebutuhan serat harian. Kandungan proteinnya sejumlah 5 gram, atau 11% dari asupan harian yang disarankan. Santan juga kaya akan magnesium, fosfor, potassium, tembaga, selenium, zinc, folat, dan vitamin C. Selain itu, di dalamnya terkandung pula vitamin E, K, B6, thiamin, niasin, kolin, asam pantotenat, dan kalsium (Zulaikha, 2016).

10.   Susu Kacang Mete
           Jika dibandingkan dengan susu Almond, susu kacang mede tanpa pemanis umumnya mengandung 25 kalori per mangkuk dibandingkan susu almond tak manis yang mengandung 30 kalori. Kandungan lemak, kalsium, vitamin D, E dan A di dalamnya juga kurang lebih sama (Dhortea,2016).

11.  Air Susu Ibu
      ASI makanan cair yang secara khusus diciptakan untuk memnuhi kebutuhan bayi akan berbagai zat gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang di samping memenuhi kebutuhan bayi akan energi (Moehyi, 2018). Maka, pasti banyak sekali nutrisinya karena dibutuhkan untuk anak yang sedang berkembang. berikut komposisi nutrisi pada ASI
Tabel 7. Komposisi Nutrisi ASI Setiap 100ml
Komponen
Jumlah
Protein (g)
1.2
Kasein (g)
0.4
Laktalbumin (g)
0.3
Lemak (g)
3.8
Laktosa (g)
7.0
Nilai-Kalori (Kcal)
71
Mineral (g)
0.21
Kalsium (mg)
33
Fosfor (mg)
43
Mg (mg)
4
K (mg)
55
Na (mg)
15
Fe (mg)
0.15
Cu (mg)
0.04
Mn (mg)
0.07
(Sumber : Maheswari dan Noor, 2009)
2.5 Manfaat – Manfaat Susu
           Susu tentu memiliki banyak manfaat. Maupun itu diminum oleh anak-anak dan orang dewasa. Meminum susu juga memiliki banyak manfaat jika diminum sebelum tidur dibandingkan saat pagi (Charles, 2018). Berikut ini akan disebutkan beberapa manfaat meminum susu sebelum tidur menurut Charles (2018) :
1.      Membantu Proses Percernaan Pada Malam Hari
      Manfaat minum susu sebelum tidur dapat embantu proses-proses pencernaan. Kandungan susu telah terbukti mampu memperbaiki kondisi usu saat pencernaan kondisi usus.

2.      Menguatkan Tulang dan Gigi
      Kandungan kalsium dalam susu memang tidak diragukan lagi, namun kebiasaan minum susu ini sudah jarang diminum orang dewasa karena berpendapat hanya untuk anak-anak padahal mengandung banyak kalsium yang mencegah patah tulang.

3.      Membuat Tidur Lebih Nyenyak Saat Malam Hari
      Kalsium dalam kandungan susu selain baik untuk tulang dan gigi dapat membantu tidur lebih nyenyak dibanding kan tidak.

4.      Menetralisir Racun Dalam Tubuh
      Meminum susu pada malam hari dapat menetralkan kandungan racun dalam rubuh. Racun ini berasal dari zat kimia makanan yang kita makan dari pagi sampai malam hari.

5.      Membentuk dan Menjaga Otot
      Protein yang terkandung dalam susu sangat baik dalam pertumbuhan otot tubuh. Banyak atlit yang mengkonsumsi susu agar otot mereka tetap terjaga.

6.      Dapat Memberikan Gizi Alami yang Seimbang
      Salah satu manfaat minum susu adalah sapat memberikan gizi alami yang seimbang bagi tubuh.

7.      Dapat Mencegah Penyakit Jantung
      Meminum susu secara rutin baik saat pagi maupun malam dapat mencegah penyakit jantung. Kandungan yang terdapat dalam susu dapat menurunkan kolestrol dari tubuh kita.

8.      Menambah Cadangan Energi di Pagi Hari
      Saat sedang tidur proses didalam tubuh tetap berjalan, dan itu yang menyebabkan rasa lapar saat bagun. Meminum susu sebelum tidur dapat membuat energi kita masih tersisa dipagi hari.

2.6 Produk – Produk dari Susu
           Selain dapat diminum, susu juga banyak dapat dijadikan berbagai produk-produk. Contohnya seperti berikut ini menurut Marisa Febrilian (2017):
1.      Mentega
Mentega sering dipakai untuk oleh olesan roti dan biskuit. Mentega juga bisa dipakai untuk membuat roti, kukis, dan menumis makanan. Mentega itu terbuat dari krim susu. Krim susu adalah lapisan paling atas dari susu yang terbentuk jika didiamkan selama beberapa hari. Krim susu itu kemudian diproses dengan teknik Churning, yakni proses pengadukan terus-menerus sampai lemak padat dan lemak cair (air) terpisah. Lemak cair yang terpisah inilah yang disebut sebagai buttermilk atau mentega. 
2.      Keju
Selanjutnya ada keju. walnya, susu segar dipanaskan, lalu didinginkan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri dan kuman yang ada di dalam susu. Setelah itu, susu diberikan bahan tambahan untuk membantu proses fermentasi. Kemudian, susu didiamkan beberapa waktu, sampai kental dan padat. Susu yang sudah menjadi padat, disebut keju mentah atau keju natural. Tetapi ada juga keju olahan. Keju olahan terbuat dari keju mentah dengan penambahan air, garam, dan beberapa mineral juga vitamin, seperti kalsium dan vitamin D.
3.      Es Krim
Makanan olahan dari susu ini, banyak sekali digemari oleh semua orang. Bahan utama membuat es krim adalah susu. Sayangnya, es krim sering dianggap sebagai makanan yang membuat gemuk. Es krim juga mengandung nutrisi, seperti kalsium, protein, dan sumber vitamin.
4.      Yogurt
Yogurt terbuat dari susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Nah, bakteri baik itu adalah  Lactobachillus bulgaricus. Karena terbuat dari susu, kandungan nutrisi yogurt hampir mirip dengan susu, ada kalsium, protein, vitamin D, B6, B12, dan sebagainya.

2.7 Pentingnya Meminum Susu Bagi Anak- Anak
               Apakah meminum susu bagi anak-anak itu penting? Ya. Dalam slogan “4 sehat 5 sempurna” yang dimaksud penyempurna adalah susu. Mengapa demikian? karena susu mengandung banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan. Apalagi untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhannya. Kandungan nutrisi dalam susu dapat membantu untuk melindungi permukaan pada gigi dan bisa mengurangi gusi bengkak dan gigi yang mudah berlubang. Mengkonsumsi susu secara rutin, stamina anak akan semakin terjaga dan bisa terhindar dari yang namanya dehidrasi. Selain itu, dengan mengkonsumsi susu secara teratur, dapat meningkatkan energi anak ketika beraktivitas. Susu juga mengandung fosfor, protein dan vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan sistem imunitas atau kekebalan tubuh dan energi setiap harinya. Walaupun protein bisa didapat selain dari susu. Akan tetapi, susu sangat dibutuhkan untuk membantu tumbuh kembang anak. Apalagi usia anak masih sangat kecil atau dibawah usia 5 tahun. (Titis, 2017)

               Hal-Hal yang telah disebut diatas sangat dibutuhkan untuk anak-anak yang sedang berkembang. Jadi, Meminum susu itu penting untuk anak-anak yang sedang berkembang


















BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Susu adalah cairan putih yang keluar dari kelenjar mamalia, maupun dari manusia ataupun hewan, contohnya sapi, kerbau, unta, seorang Ibu, dan lain-lain. Selain itu ada juga susu yang diekstrak dari tumbuhan, contohnya kacang kedelai, beras, dan lain-lain. Susu dapat juga dibuat berbagai produk seperti es krim, yoghurt, dan lain lain.
             Meminum Susu memiliki banyak mafaat, contohnya dapat memperkuat tulang dan gigi, menetralkan racun, memberi energi, dan masih banyak lagi. Manfaat-manfaat tersebut sangat dibutuhkan untuk anak-anak yang sedang tumbuh. Jadi, meminum susu itu penting untuk anak-anak.

3.2 Saran
            Setelah menyimpulkan dari tulisan diatas, dapat dibuat saran seperti berikut:
A.    Saran Untuk Teman-Teman yang Pembaca
      Saran untuk teman-teman yang telah membaca karya tulis ini adalah untuk rajin meminum susu. Agar dapat berkembang dengan beik selagi masa pertumbuhan


B.     Saran Untuk Orang Tua yang Pembaca
            Saran untuk orang tua yang membaca adalah untuk mengingatkan dan memimbing anak-anaknya untuk meminum susu. Orang tua mana yang tidak mau anaknya berkembang dengan baik.


















DAFTAR PUSTAKA

Ananda, Kun Saila. 2015. 5 Manfaat minum susu kerbau untuk kesehatan!.             https://www.merdeka.com/sehat/5-manfaat-minum-susu-kerbau-untuk-           kesehatan.html, diakses pada tanggal 18 Februari 2019 pada pukul 20.43      WIB

Charles. 2018. Inilah Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur yang Perlu Anda            Ketahui. https://bacaterus.net/inilah-manfaat-minum-susu-sebelum-tidur-            yang-perlu-anda-ketahui/, diakses pada tanggal 11 Maret 2019 pada pukul        21.45 WIB

Dhortea. 2016. Lebih Sehat Susu Almond atau Susu Kacang Mede?.             https://lifestyle.kompas.com/read/2016/10/20/130500723/lebih.sehat.susu.            almond.atau.susu.kacang.mede, diakses pada tanggal 17 Maret 2019 pada pukul 12.53 WIB

Febrilian, Marisa. 5 Makanan dari Olahan Susu.        https://bobo.grid.id/read/08675494/5-makanan-dari-olahan-susu?page=all,             diakses pada tanggal 12 Maret 2019 pada pukul 13.39 WIB

Hartati, Hasballah. 2015. Di Balik Komposisinya yang Mirip ASI, Susu Unta           Kaya Akan Manfaat. Apa Saja?. https://www.jitunews.com/read/16615/di-    balik-komposisinya-yang-mirip-asi-susu-unta-kaya-akan-manfaat-apa-   saja/1, diakses pada tanggal 20 Februari 2019 pada pukul 21.40 WIB

Indonesia Student.2017.6 Pengertian Susu Menurut Para Ahli Lengkap.             https://www.indonesiastudents.com/pengertian-susu-menurut-para-      ahli/#Sediaoetama_1985, diakses pada tanggal 17 Februari 2019 pada pukul 14.04 WIB

Kustini, Ani. 2019. Kandungan Gizi dan Manfaat Susu Sapi Untuk Kesehatan.             https://sehatplus.org/manfaat-susu-sapi-untuk-kesehatan/, diakses pada       tanggal 16 January 2019 pada pukul 10.12 WIB

Maheswari, Rarah Ratih Adjie dan Ronny Rachman Noor. 2009. Perbandingan     Kandungan Nutrisi ASI, Susu Sapi dan Susu Kambing.            http://lppm.ipb.ac.id/perbandingan-kandungan-nutrisi-asi-susu-sapi-dan-            susu-kambing/, diakses pada tanngal 10 Februari 2019 pada pukul 20.50     WIB

Mantiq, Ahmad. 2016. Jenis-jenis Susu dan Perbedaannya. https://bisakimia.com/2016/10/03/jenis-jenis-susu-dan-perbedaannya/,     diakses pada tanggal 18 Maret 2019 pada pukul 19.45 WIB

Maulana, Maurad. 2013. Manfaat Susu Kedelai, Kandungan Gizi dan Cara             Pembuatannya.https://www.muradmaulana.com/2014/08/manfaat-susu-            kedelai-kandungan-gizi-dan.html, diakses pada tanggal 24 Februari 2019           pada pukul 20.50 WIB

Moehyi, Sjahmien. 2018. Pedoman Asupan Gizi. Depok:Papas Sinar Sinanti

Perdana, Satria. 2017. 8 Kelebihan Susu Almond Dibanding Susu    Lainnya.          https://health.uzone.id/8-kelebihan-susu-almond-dibanding-susu-        lainnya. diakses pada tanggal 24 Februari 2019 pada pukul 21.14 WIB

Persana, Syailendra. 2019. Janji Anak-anak Minum Susu, Prabowo Akan Bagi        Kambing ke Koperasi. https://pilpres.tempo.co/read/1139757/janji-anak-      anak-   minum-susu-prabowo-akanbagikambingkekoperasi/full&view=ok,   diakses  pada   tanggal 12 January 2019

Pininta, Ayunda. 2016. 5 Pilihan Susu Nabati Pengganti Susu Sapi.             https://lifestyle.kompas.com/read/2016/09/21/192500623/5.pilihan.susu.na            bati.pengganti.susu.sapi, diakses pada tanggal 17 Februari 2019 pada          pukul 13.09

Riana, Putri. 2014. Makalah Domba Perah.             https://kumpulanmakalahlengakap.blogspot.com/2014/05/makalah-domba-     perah.html, diakses pada tanggal 20 Februari 2019 pada pukul 20.12

Saputro, Thomas. 2014. Pengertian, Kualitas dan Pemalsuan Susu.             https://www.ilmuternak.com/2014/09/pengertian-susu-dan-penyakit-           yang.html, diakses pada 14 Januari 2019 pukul 22.33 WIB

Sediaoetama, Achmad Djaeni.2009. Ilmu Gizi. Jakarta:Dian Rakyat.

Shabrina, Andisa. 2019. 5 Kelebihan Susu Beras Dibanding Susu Non-Sapi            Lainnya. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/manfaat-susu-beras-          pengganti-susu-sapi/, diakses pada tanggal 24 Februari 2019 pada pukul 22.44 WIB

Susanti, Reni. 2018. Budaya Minum Susu Di Indonesia Masih Rendah.             https://regional.kompas.com/read/2018/08/20/22170101/budaya-minum      susu-di-indonesia-masih-rendah, diakses pada tanggal 12 Januari 2019            pukul 17.13 WIB

Swari, Risky Candra. 2017. Mana  yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/beda-susu-sapi-atau-         susu-kambing/, diakses pada tanggal 10 Februari 2019 pada pukul       20.05   WIB

Tangkas, Made Adijaya. 2011. Produk-Produk Susu.             http://adijayaema.blogspot.com/2011/12/produk-produk-susu.html,       diakses pada tanggal 15 Maret 2019

Titis. 2017. Pentingnya Susu Untuk Anak-Anak. https://kiatfit.com/pentingnya-       susu-untuk-anak-anak,  diakses pada tanggal 12 Maret 2019 pada pukul        10.30 WIB

Zulaikha, Tutik. 2016. Kandungan Nutrisi pada Santan Kelapa.       https://www.panduanbpjs.com/kandungan-nutrisi-pada-santan-kelapa/,    diakses pada tanggal 11 Maret 2019 pada pukul 21.35 WIB